Wednesday, November 27, 2013
Menggendongku
Aku tak perlu khawatir akan apa yang akan terjadi dalam kehidupanku.
Sebab aku yakin Tuhan selalu menggendongku.
Jika Engkau menggendongku, Engkaupun pasti membantuku dan menyembuhkan lukaku.
Biarlah apa yang terjadi dalam hidupku berjalan seturut kehendakMu.
Aku yakin dan percaya kau selalu sertaku
Dan segala kegelisahan hatiku sirna oleh karena kau menggendongku.
Amin.
Mengalah, bahagia? Ya!
Adakah kebahagiaan tersendiri setelah mengalah?
Atau hanya kesesakan yang kau rasakan?
Sampai saat ini aku belum tahu apa jawabannya, namun suatu saat nanti jawabannya akan muncul.
Dan saya yakin apa yang saya rasakan pada saat itu adalah hal yang membahagiakan.
Amin.
Malam
Malam yang dingin
Hujan
Dengan rasa kantuk, saya menonton tv
Ingin tidur tapi tidak
Ingin esok hari cepat tiba, tapi ingin menikmati hari yang tersisa ini
Akhirnya hujan mereda
Dan berhenti
Namun tv tetap nmenyala, saya tetap menonton tv
Lakukanlah
Lakukanlah ini dan percayalah!
Pertama, segeralah meminta ampun atas segala kesalahan yang telah kau perbuat di masa lalu.
Kedua, bersyukurlah atas apa yang telah kau capai saat ini
Ketiga, selalu berdoa dan memohon kepada-Nya atas segala kesulitan yang kau hadapi.
Terakhir yakinlah kepada-Nya bahwa permohonanmu sedang dikabulkan pada saat itu juga saat kau memohon kepadanya
Amin
Kesalahan Pertama
Kesalahan pertama berbicara tanpa berpikir dulu, akhirnya menyakiti hati orang
Itu adalah sebuah kebiasaan!
Bagaimana cara mengubahnya?!
Telah sering kulakukan, baik kepada orang yang terdekat denganku, sampai orang yang baru kukenal.
Menyesal itu harus, lalu pikirkan bagaimana cara mengubah kebiasaan buruk yang sulit untuk dirubah itu?
Hal pertama adalah tidak terburu-buru dalam bertindak
Kedua hentikan penyesalan!
Selanjutnya mulailah melakukan perubahan, menghargai orang lain, memikirkan perasaan orang lain.
Ingat! Apa yang kamu rasakan jika diperlakukan demikian?
Berpikirlah sebelum berbicara dan bertindak!
Kapan?
Kapan kau menulis ini?
Saat aku mempunyai inspirasi untuk menulisnya
Kapan kau punya inspirasi untuk menulisnya?
Kapan saja aku bisa, sebelum tidur, tengah malam, sore hari dan kapanpun! Yang pasti setelah mendapatkan inspirasi itu kalian harus tahu bahwa aku tidah dapat menahan untuk menulisnya
Kapan saja, saat merasa sedih, senang, bahagia, takut, hilang arah, putus asa dan setiap aku menghayati kehidupanku
Dari mana inspirasinya?
Dari kehidupanku, kehidupan orang lain, atau hanya iseng
Pernah merasa malu atau menyesal menulisnya?
Tidak! Karena apa yang kutulis, aku tahu bahwa ini untuk kebaikanku
Bagaimana kalau dibaca orang lain?
Jangan takut, baca saja! Ini adalah tulisan terdalam dan penuh penghayatan yang dapat kutulis. Dengan membaca ini semua aku harap dapat memberi inspirasi juga bagi kehidupan kalian
Jalan Hidupku
Ini jalan hidup ku, bukan jalan hidup mu!
Dan aku sangat menikmati jalan hidupku saat ini..
Aku sudah bukan yang dulu
Aku sudah berubah!
Dulu aku membenci diriku karena kecerobohanku
Dulu aku bergelut dengan segala keresahan dan kepanikan
Dulu aku sungguh manusia yang berdosa!
Aku menumpuk dosa yang tidak orang lain ketahui setiap hari!
Sungguh memalukan!!
Tapi kini aku berubah
Engkau menyentuhku sehingga aku dapat melewati segala masa laluku
Kiniku tlah berubah, lebih tenang, sabar, pengasih, dan mau membantu sesamaku
Engkau memberi hari-hari dengan berkat yang cukup bagiku, sering lebih dan tak pernah kurang
Engkau menyayangiku, dan semua orang pun menyayangiku apa adanya diriku
Kini aku hidup bagaikan air, menikmati dan menanti jalan hidup yang engkau sediakan bagiku
Subscribe to:
Comments (Atom)





