Wednesday, November 27, 2013

Proses




Berusahalah untuk keinginanmu
Berusahalah untuk dirimu sendiri
Jangan pernah mengandalkan orang lain untuk ambisimu
Jangan pula kau menyalahkan orang lain untuk memuaskan keinginanmu

Berusahalah sendiri untuk dirimu

Apa yang ingin kau capai bersama akan lebih berharga artinya bila kau lebih berjasa daripada dia!

Jangan dulu memikirkan hasil yang akan atau telah kau dapat, tapi teruslah melangkah tanpa henti walau tak ada orang yang tahu

Dan tiba-tiba orang lain akan terkagum akan keberhasilan yang telah kau capai

Apa yang kutulis saat ini adalah sebuah proses menuju keberhasilan yang sedang kau gapai!

Positif?




Berpikirlah positif! Betulkah? Yang mana?

Apakah jika ada orang lain yang menyampaikan bahwa ada orang yang menjelekkan kita, harus kita percayai?
Kalau ya,

1. Apakah kita harus langsung percaya kepada orang tersebut?
2. Atau apakah kita akan marah kepada orang yang menjelekan kita itu, walaupun pada dasarnya belum tentu benar.

Kalau tidak percaya, apakah kita mau begitu saja dijelek2kan oleh orang lain?
Atau sebaiknya kita marah saja, karena orang itu terlalu comel?
Atau apakah sebaiknya kita diam saja, tanpa termakan omongan orang lain?
Bukankah diam saja juga malah membuat kita terlihat bodoh?

Percaya dan Harapan




Minta-diberi

Cari-mendapat
Ketuk-dibukakan

Lihatlah pada ketiga kata pertama semuanya merupakan kata kerja, berarti untuk mendapatkan sesuatu membutuhkan pengorbanan

Pengorbanan bukan saja dengan melakukan sesuatu dengan membabi buta melakinkan dengan sikap percaya dan berharap kepadaNya disertai dengan tindakan yang sungguh-sungguh mengarah pada apa yang hendak dicapai

Setelah berusaha dan berkorban, lihatlah ketiga kata kedua, itulah pencapaianmu

Dengan kepercayaan dan pengharapan kepadaNya, segala permohonan kita yang disertai dengan usaha pasti terkabul

Otak dan hati




Saat ini setiap hari aku mengisi otakku dengan iman akan kepercayaanku
Kucoba memahami dan kupikirkan maksud setiap yang kubaca tentang imanku itu

Namun suatu hari aku menyadari ternyata bukan itu yang dimaksud Tuhanku.

Bukan aku harus memikirkan bagaimana rencanaNya akan bekerja dalam kehidupanku

Namun bagaimana dan sejauh mana hatiku percaya akan kebesaran Tuhan Allahku

Karena ternyata ada dua hal yang bekerja dalam diri manusia yaitu otak dan hati

Orang Lain




Tidak semua orang pula yang mau mendengarkan pendapat orang lain

Dan banyak orang yang percaya begitu saja kepada orang lain, bahkan kepada orang yang baru ia kenal sekalipun 

Memang ternyata tidak semua orang dapat menjaga kepercayaannya kepada orang lain

Ternyata pula tidak semua orang dapat berbuat jujur dan menghargai kebaikan hati orang lain

Inilah pelajaran berharga yag dapat saya tarik dari kejadian yang saya alami saat ini

Menggendongku



Aku tak perlu khawatir akan apa yang akan terjadi dalam kehidupanku.
Sebab aku yakin Tuhan selalu menggendongku.
Jika Engkau menggendongku, Engkaupun pasti membantuku dan menyembuhkan lukaku.
Biarlah apa yang terjadi dalam hidupku berjalan seturut kehendakMu.
Aku yakin dan percaya kau selalu sertaku
Dan segala kegelisahan hatiku sirna oleh karena kau menggendongku.
Amin.

Mengalah, bahagia? Ya!




Adakah kebahagiaan tersendiri setelah mengalah?
Atau hanya kesesakan yang kau rasakan?
Sampai saat ini aku belum tahu apa jawabannya, namun suatu saat nanti jawabannya akan muncul.
Dan saya yakin apa yang saya rasakan pada saat itu adalah hal yang membahagiakan.
Amin.